Tanda-tanda Lawan Bicara Anda Adalah Psikopat :: Nusantaratv.com

Tanda-tanda Lawan Bicara Anda Adalah Psikopat

Sebuah studi baru yang meneliti literatur yang ada pada psikopat menemukan bahwa mereka dapat dideteksi melalui perbedaan halus
Tanda-tanda Lawan Bicara Anda Adalah Psikopat
(Psychology today)

Nusantaratv.com- Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah mengetahui bahwa otak psikopat berbeda dari otak normal. Pemindaian otak menunjukkan berkurangnya aktivitas di area yang mengatur impuls, emosi , agresi, dan moralitas .

Tetapi karena Anda mungkin tidak memiliki pemindaian otak yang Anda inginkan, ada beberapa cara lain untuk mengetahui apakah Anda mungkin berurusan dengan psikopat kehidupan nyata .

Sebuah studi baru yang meneliti literatur yang ada pada psikopat menemukan bahwa mereka dapat dideteksi melalui perbedaan halus dalam cara mereka melakukan percakapan. Berikut adalah beberapa pola komunikasi spesifik yang digunakan psikopat:

1. Mereka berbicara dalam bentuk lampau.

Psikopat menggunakan lebih banyak kata kerja lampau daripada orang lain. Ketika berbicara tentang suatu peristiwa yang terjadi sekarang, kebanyakan dari kita akan berkata,

"Saya pikir ini adalah ide yang bagus." Seorang psikopat mungkin lebih cenderung mengatakan, "Saya pikir itu ide yang bagus." Para peneliti menduga ini karena mereka terlepas dari perilaku dan lingkungan mereka.

2. Bahasa tubuh mereka meyakinkan

Perilaku nonverbal seorang psikopat,  seringkali begitu meyakinkan - dan mengganggu - sehingga orang tidak menyadari bahwa mereka menipu. Dalam wawancara polisi dengan pembunuh dan pemerkosa Paul Bernadino, agen FBI memperhatikan bahwa dia menggunakan gerakan tangan yang kuat untuk mengalihkan perhatian dari kebohongannya yang diucapkan.

3. Bahasa mereka tidak memiliki dimensi emosional

Bagi para psikopat, mengatakan, "Aku mencintaimu," tidak membangkitkan emosi lebih dari mengatakan, "Tolong ambillan kopi." Mereka dapat menangkis kembali apa yang mereka dengar dari orang lain tetapi ekspresi wajah mereka tidak sesuai dengan kata-kata mereka. 

Kemampuan mereka untuk mengungkapkan perasaan kemungkinan besar merupakan perilaku yang dipelajari, bukan pengalaman emosional yang asli.

4. Mereka terdengar menawan

Para peneliti telah menemukan bahwa psikopat berbicara lebih banyak dan menggunakan lebih banyak kata-kata emosional dalam upaya untuk mendapatkan perhatian dan kekaguman. 

Psikopat sangat pandai mengatakan hal yang benar pada waktu yang tepat. Mereka tahu bagaimana cara bermain pada emosi orang lain dan mereka adalah ahli manipulasi.

5. Mereka berbicara perlahan dan pelan

Studi menunjukkan psikopat biasanya berbicara dengan cara yang terkendali. Mereka tidak menekankan kata-kata emosional seperti yang dilakukan orang lain. 

Nada mereka tetap netral sepanjang percakapan. Para peneliti menduga mereka sengaja menciptakan sikap tenang karena itu membantu mereka mendapatkan lebih banyak kontrol dalam interaksi pribadi mereka.

6. Mereka berbicara tentang kehidupan dalam hal sebab dan akibat

Psikopat - terutama mereka yang melakukan kejahatan - berbicara tentang perilaku mereka dalam hal sebab dan akibat. Misalnya, orang mungkin berkata,

"Saya harus memberinya pelajaran." Alih-alih menunjukkan penyesalan, seorang psikopat cenderung membenarkan tindakannya.

7. Mereka memusatkan perhatian mereka pada kebutuhan dasar mereka

Daripada berbicara tentang kebutuhan spiritual atau emosional atau kebutuhan orang lain, psikopat lebih cenderung berbicara tentang kebutuhan dasar mereka sendiri, seperti makanan dan tempat tinggal.

Seorang psikopat yang mengaku melakukan pembunuhan, misalnya, lebih cenderung menghabiskan sebagian besar waktunya berbicara tentang apa yang dia makan untuk makan siang dan apa yang dia harapkan didapat secara finansial, daripada bagaimana perilakunya mempengaruhi orang lain.

8. Sering Berkata Hal Ini

Psikopat lebih cenderung menggunakan kata-kata dan suara pengisi, seperti "uh",  "um" dan "lah". Sementara banyak orang menggunakan suara seperti itu untuk menghindari keheningan yang canggung, para peneliti menduga psikopat menggunakannya dalam upaya untuk terlihat waras.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0