Peneliti: Golongan Darah O Lebih 'Kebal' Corona :: Nusantaratv.com

Peneliti: Golongan Darah O Lebih 'Kebal' Corona

Sementara golongan darah A rentan terhadap corona
Peneliti: Golongan Darah O Lebih 'Kebal' Corona
Warna golongan darah. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Orang dengan golongan darah O disebut tak mudah terjangkit virus corona. Sementara golongan darah A, dinyatakan lebih rentan terinfeksi virus mematikan tersebut. 

Baca juga: AS Uji Coba Vaksin Corona 

Kesimpulan ini merupakan hasil penelitian pendahuluan Pusat Pengobatan Berbasis Bukti dan Terjemahan di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan dan sebuah makalah yang diterbitkan di situs pracetak untuk Ilmu Kesehatan di bawah lembaga penelitian dan pendidikan, Cold Spring Harbor Laboratory, di New York, AS. 

Peneliti medis Pusat Pengobatan Berbasis Bukti dan Terjemahan di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan yang dipimpin Wang Xinghuan ini, awalnya mengambil pola golongan darah dari 2.000 pasien yang terinfeksi corona di Kota Wuhan dan Shenzhen, China, lalu membandingkannya dengan populasi setempat.

Hasilnya, pasien bergolongan darah A menunjukkan tingkat infeksi yang lebih tinggi dan cenderung mengalami gejala yang lebih parah.

Mereka mengakui, studi ini adalah langkah awal dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Namun, para peneliti mendesak pemerintah dan fasilitas medis untuk mempertimbangkan perbedaan golongan darah tersebut ketika merencanakan langkah-langkah mitigasi atau merawat pasien corona. 

"Orang-orang dari golongan darah A mungkin secara khusus perlu memperkuat perlindungan pribadi untuk mengurangi kemungkinan terinfeksi virus corona," ujar Wang. 

"Pasien yang terinfeksi SARS-CoV-2 dengan golongan darah A mungkin perlu menerima pengawasan yang ketat dan perawatan yang agresif," imbuhnya. 

Senada, sebuah makalah yang diterbitkan di situs pracetak untuk Ilmu Kesehatan di bawah lembaga penelitian dan pendidikan, Cold Spring Harbor Laboratory, di New York, AS, membeberkan golongan darah O memiliki resistensi terhadap virus corona dibandingkan dengan golongan darah di luar O.

Hal itu dilihat dari 206 pasien yang meninggal karena corona di Wuhan, 85 di antaranya mempunyai golongan darah A. Jumlah itu adalah 63 persen lebih banyak dari golongan darah O yang dimiliki 52 orang. 

Pola seperti ini juga ada pada kelompok usia serta jenis kelamin yang berbeda.

"Mungkin bermanfaat untuk memperkenalkan golongan darah A-B-O pada pasien dan tenaga medis untuk membantu menentukan opsi manajemen dan menilai tingkat paparan risiko orang," kata Wang.

Studi ini dilakukan para ilmuwan dan dokter dari kota-kota di seluruh China, termasuk Beijing, Wuhan, Shanghai, dan Shenzen.

Sementara, peneliti dari State Key Laboratory of Experimental Haematology di Tianjin, Gao Yingdai, menilai penelitian tersebut mungkin membantu para tenaga medis. Tapi untuk masyarakat, diminta tak terlena dengan hasil itu. 

"Jika kamu tipe A, tidak perlu panik. Itu tidak berarti Anda akan terinfeksi 100 persen," ujar Gao.

"Kemudian, jika kamu tipe O, itu tidak berarti kamu juga benar-benar aman. Anda masih perlu mencuci tangan dan mengikuti pedoman yang dikeluarkan oleh pihak berwenang," imbuhnya. (SCMP)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0