Pahami Keresahan Masyarakat, Jokowi: Pemerintah Sangat Serius Hadapi Wabah Virus Corona :: Nusantaratv.com

Pahami Keresahan Masyarakat, Jokowi: Pemerintah Sangat Serius Hadapi Wabah Virus Corona

Presiden Jokowi Sebut Virus Corona Miliki Tingkat Kematian 2 Persen dan SARS 10 Persen Serta MERS 35 Persen.
Pahami Keresahan Masyarakat, Jokowi: Pemerintah Sangat Serius Hadapi Wabah Virus Corona
Presiden Jokowi. (Instagram @jokowi)

Jakarta, Nusantaratv.com - Wabah virus corona telah menjangkau lebih dari 70 negara di dunia, termasuk Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan dirinya memahami keresahan yang muncul di masyarakat.

Untuk itu, Kepala Negara menegaskan pemerintah sangat serius menghadapi kasus wabah virus corona ini. 

"Saya memahami keresahan yang timbul di masyarakat. Tapi perlu saya sampaikan bahwa pemerintah sangat serius menghadapi kasus ini," tulis Presiden RI ke-7 itu melengkapi caption video yang diuggah di akun Instagram resmi @jokowi, Jumat (6/3/2020).

Dalam video unggahannya itu, Presiden Jokowi menyebut corona adalah sejenis virus yang dapat menginfeksi hewan dan manusia serta menyebabkan penyakit saluran pernapasan.

"Virus corona berasal dari hewan yang melompat ke manusia. Lalu, terjadi penularan virus antarmanusia melalui percikan ludah dan ingus saat seseorang batuk atau bersin, bisa juga melalui perantara seperti gagang pintu atau pegangan tangan," terangnya.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Jokowi Bagikan Tips Sederhana

Sejauh ini, ungkap mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng) itu, virus corona baru ini memiliki tingkat kematian 2 persen, jauh lebih rendah dari SARS yang sekitar 10 persen, dan MERS yang sekitar 35 persen.

"Indonesia telah mempersiapkan diri menghadapi wabah global virus corona ini, semua bandara dan pelabuhan telah dilengkapi dengan thermal scanner. Di dalam negeri pemerintah telah menyiapkan lebih dari 132 rumah sakit dengan fasilitas sesuai standar internasional," imbuhnya.

Lebih lanjut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu, mengatakan Indonesia telah melalui wabah semacam ini seperti SARS dan MERS beberapa waktu lalu. 

"Kita dapat melaluinya dengan baik bergandengan dengan masyarakat dunia. Dan ini membuat kita menjadi lebih siap," tukas pria kelahiran Surakarta, Jateng, 58 tahun silam itu. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0