Menkes Yakinkan Indonesia Miliki 'Kit' Teruji Periksa Virus Corona :: Nusantaratv.com

Menkes Yakinkan Indonesia Miliki 'Kit' Teruji Periksa Virus Corona

Menkes Sebut Jika Ada yang Meragukan Dipersilakan untuk Melihat Sendiri Karena Alatnya Juga Berasal Dari Amerika Serikat.
Menkes Yakinkan Indonesia Miliki 'Kit' Teruji Periksa Virus Corona
Menkes Terawan Agus Putranto. (Jay/Humas)

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengungkapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memiliki 'kit' yang ada di Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) untuk pemeriksaan virus corona dan sudah teruji.

"Kalian bisa melihat sendiri dan ini sangat terbuka, tidak ada sesuatu yang ditutupi dan memang kita punya alat itu," ujar Menkes Terawan, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar), dilansir dari laman setkab.go.id, Selasa (11/2/2020).

Menurut menteri asal Yogyakarta itu, di era keterbukaan seperti sekarang tidak ada yang bisa ditutupi. Dia menyebut jika ada yang meragukan dipersilakan untuk melihat sendiri karena alatnya juga berasal dari Amerika Serikat (AS).

Disisi lain, terkait di Indonesia belum ditemukan kasus virus corona, menurut Menkes Terawan, bahwa itu semua berkat Tuhan Yang Mahakuasa dan doa dari semua rakyat Indonesia.

Baca Juga: Cek Fakta: Seberapa Bahayanya Virus Korona? 

"Kita ndak mengharapkan untuk ada dan kita terus berdoa mudah-mudahan jangan ada mampir ke Indonesia dan kita melakukan pemeriksaan yaitu dengan ketat dan sesuai standar," lanjutnya.

Menkes Terawan menambahkan jika wartawan boleh melihat langsung ke Balitbangkes terkait 'kit' untuk pemeriksaan virus corona. Dengan begitu, jelas menteri berusia 55 tahun itu, kecurigaan tersebut tidaklah ada dan tidak beralasan.

Sementara itu, mengenai adanya 21 WNI (warga negara Indonesia) yang tiba di Indonesia pada beberapa waktu lalu, Menkes Terawan mengatakan hal itu tidaklah benar. Dia menyampaikan bahwa tidak sembarangan orang bisa keluar dari sana maupun dari sini masuk ke sana. 

"Jadi jangan mudah mendengar berita-berita yang belum tentu dasarnya. Karena memang ditutup, kalau ditutup gimana buka gemboknya, ya kalau dia pun harus dibuka, maka harus melalui Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Luar Negeri selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan," tutur Menkes Terawan. 

Dijelaskannya, laboratorium biosafety level 3 (BSL 3) dapat dilihat oleh wartawan. Dia menegaskan BSL 3 memiliki safety yang tinggi. "Laboratorium BSL3 kita boleh dilihat, tetapi ya mengikuti tata caranya harus pakaian APD-nya dipakai, meskipun kameramu juga harus terlindungi," tukas suami dari Ester Dahlia itu.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0