Kenali 3 Gejala Antraks yang Mewabah di Gunungkidul :: Nusantaratv.com

Kenali 3 Gejala Antraks yang Mewabah di Gunungkidul

Beberapa warga Kabupaten Gunungkidul, DIY diduga terpapar penyakit antraks akibat mengonsumsi daging dari hewan ternak yang meninggal mendadak.
Kenali 3 Gejala Antraks yang Mewabah di Gunungkidul
Hewan ternak sapi./majalahinfovet.com

Nusantaratv.com - Beberapa warga Kabupaten Gunungkidul, DIY diduga terpapar penyakit antraks akibat mengonsumsi daging dari hewan ternak yang meninggal mendadak.

Antraks atau penyakit sapi gila merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis. Penyakit ini tergolong serius, tetapi jika dapat dideteksi secara dini masih dapat diobati menggunakan antibiotik.

Gejala dari penyakit ini dapat dimulai kapan saja, dari satu hari hingga lebih dari dua bulan sejak terinfeksi.

Baca Juga: Waspadai Virus Korona

Dilansir Hello Sehat, penyakit antraks terbagi dalam tiga jenis infeksi:

Antraks kulit

Bakteri dapat masuk ke tubuh melalui luka terbuka di kulit. Umumnya, penderita akan mendapati adanya benjolan merah kecoklatan yang gatal dan tidak nyeri yang muncul satu hingga 12 hari setelah paparan.

Kebanyakan benjolan ini muncul di daerah wajah, leher, lengan, atau tangan. Benjolan akan pecah dan membentuk koreng hitam (eschar) dengan bengkak di sekitarnya.

Penderita juga terkadang akan mengalami nyeri otot, sakit kepala, demam, mual, dan muntah.

 

Antraks inhalasi

Bakteri juga dapat memasuki paru-paru saat seseorang mengirup spora dari bakteri.

Gejala awalnya akan seperti terserang flu, tetapi makin lama akan makin memburuk secara cepat. Tandanya termasuk demam dan tubuh menggigil, berkeringat, nyeri badan, lelah berlebih, sakit kepala, rasa tidak nyaman di dada, mual, muntah, atau nyeri perut.

Jika tidak segera diterapi, antraks dapat berakibat fatal.

Baca Juga: Rempah untuk Meningkatkan Stamina

Antraks gastrointestinal

Antraks jenis ini jarang terjadi. Seseorang dapat terkena antraks yang menyerang sistem pencernaan ini apabila mengonsumsi daging yang terkontaminasi spora.

Tanda yang muncul dari jenis antraks ini adalah sebagai berikut:

  • Leher atau kelenjar di leher membengkak
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri saat menelan
  • Suara menjadi serak
  • Mual dan muntah, khususnya muntah darah
  • Diare atau BAB berdarah
  • Nyeri perut
  • Perut membesar

Secara umum, penyakit antraks tergolong sangat jarang terjadi. Namun, ada beberapa orang yang berisiko mengalaminya, yaitu petani, dokter hewan, dan pekerja laboratorium.

Sumber: suara.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0