Heboh! Aksi Pakar Coronavirus yang Jilat Jarinya Saat Gelar Konpers Jadi Sorotan :: Nusantaratv.com

Heboh! Aksi Pakar Coronavirus yang Jilat Jarinya Saat Gelar Konpers Jadi Sorotan

Pakar kesehatan masyarakat, Dr Sara Cody memperingatkan orang-orang untuk tidak menyentuh wajah mereka untuk menghindari penyebaran coronavirus - lalu
Heboh! Aksi Pakar Coronavirus yang Jilat Jarinya Saat Gelar Konpers Jadi Sorotan
(Metro)

Nusantaratv.com- Seorang pakar coronavirus yang menjilat jarinya selama konferensi pers yang disiarkan televisi di mana dia memperingatkan orang-orang untuk tidak menyentuh mulut mereka untuk menghindari penyebaran penyakit, menjadi sorotan. 

Dr Sara Cody dari Departemen Kesehatan Umum wilayah Santa Clara di California tidak dapat mengatasi kebiasaan buruknya sendiri sambil memperingatkan orang-orang di daerahnya bagaimana menghindari penangkapan Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh coronavirus, dalam konferensi pers Jumat lalu.

Dia berkata, "Hari ini, mulailah bekerja untuk tidak menyentuh wajah Anda - karena satu cara utama penyebaran virus adalah ketika Anda menyentuh mulut, hidung, atau mata Anda sendiri."

Namun beberapa detik kemudian, Cody terlihat dengan memasukkan tangannya sendiri ke mulutnya, sebelum menjilati jarinya untuk membalik halaman dalam catatannya.

Dilaporkan Metro, tayangan itu dibagikan secara online, dengan banyak yang mengatakan itu menggambarkan betapa sulitnya untuk memperhatikan peringatan ahli untuk menghindari menyentuh wajah Anda secara naluriah.

Para ilmuwan mengatakan coronavirus dapat hidup di permukaan hingga 48 jam, dan memperingatkan bahwa menyentuh permukaan yang terkontaminasi, kemudian menggosok mata, hidung, atau mulut Anda dengan tangan yang tidak dicuci adalah cara mudah untuk menangkapnya.

Pada hari Rabu, germaphobe yang dideklarasikan sendiri Donald Trump mengatakan bahwa ia telah menghindari menyentuh wajahnya selama berminggu-minggu setelah wabah penyakit.

Foto-foto yang diambil selama briefing coronavirus Gedung Putih pada hari Senin menunjukkan presiden dengan jarinya menusuk pipinya saat mendengarkan saran ahli.

Pakar Coronavirus memperingatkan orang-orang untuk tidak menyentuh mulut mereka tetapi menjilat jarinya sejauh ini telah didiagnosis dengan coronavirus di AS.

Sebelas orang telah meninggal - 10 di antaranya di Seattle, dengan yang ke-11 meninggal di sebuah rumah sakit di Sacramento, California, pada hari Rabu.

Secara global, ada 96.440 diagnosa penyakit ini, dengan 3.301 orang diketahui telah meninggal. Para pejabat AS telah mulai mengambil langkah drastis untuk mencoba dan memeranginya.

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0