Hati-hati, 4 Benda Ini Dapat Mengakibatkan Kematian :: Nusantaratv.com

Hati-hati, 4 Benda Ini Dapat Mengakibatkan Kematian

Kematian adalah takdir dari Allah SWT. Sebagai manusia, kewajiban kita hanya menjaga, mencegah dan menghindarkan diri kita dari hal-hal yang dapat menyebabkan kematian.
Hati-hati, 4 Benda Ini Dapat Mengakibatkan Kematian
Ilustrasi pasta gigi (Hellosehat)

Nusantaratv.com - Kematian adalah takdir dari Allah SWT. Sebagai manusia, kewajiban kita hanya menjaga, mencegah dan menghindarkan diri kita dari hal-hal yang dapat menyebabkan kematian. Ada banyak sebab seseorang bisa meninggal dunia, bisa karena sakit, dibunuh, atau bunuh diri. Namun ada juga penyebab kematian seseorang karena faktor ketidaksengajaan.

Mereka yang meninggal tidak sengaja ini biasanya dikarenakan sebuah benda yang ada di sekitarnya. Banyak dari mereka bahkan menganggap benda-benda tersebut hanyalah benda biasa sehingga kerap disepelekan.

Apa saja benda-benda di sekitar kita yang ternyata bisa mengakibatkan kematian.

1. Pasta Gigi

Pasta Gigi (gulalives.co)

Bagi setiap orang, pasta gigi adalah hal yang sangat melekat dalam kehidupan. Bangun tidur, sesudah makan, dan sebelum tidur disarankan untuk menyikat gigi agar terhindar dari gigi berlubang.

Food and Drug Administration (FDA) mendesak pihak terkait untuk menindaklanjuti penemuan ini. Meski, fluorida adalah zat utama yang dibutuhkan dalam pembuatan pasta gigi, penggunaan zat fluorida dalam jumlah yang besar dapat berbahaya.

FDA menilai, penggunaan fluorida dalam jumlah besar akan mengakibatkan kematian pada pengguna. Pasta gigi yang semula dimaksud untuk membuat gigi kita tetap bersih malah mengancam keselamatan.
 

2. Kapur Barus

Kapur Barus (trialgame.id)

Kapur barus mengandung zat naftalena dan paradiklorobenzena yang dapat menjadi ancaman serius di rumah Anda.  Meski digunakan untuk mengusir serangga, kapur barus memiliki ancaman berisiko tinggi terutama bagi anak-anak.

Ahli kesehatan mengatakan, zat yang dilepaskan oleh kapur barus akan bercampur dengan oksigen dan menyebabkan aroma yang berbeda. Gas berbahaya ini tak hanya menyebabkan iritasi pada mata dan paru-paru, tetapi dapat berpotensi menyebabkan kanker.

Daya tahan tubuh anak yang lemah akan menjadikan mereka sebagai korban utama. Perubahan warna kulit menjadi sedikit kekuning-kuningan adalah gejala awal kegagalan organ tubuh yang berimbas pada kematian.

3. Stop Kontak

Stop Kontak (monotaro.id)

Meskipun sangat berguna, stop kontak dinilai berbahaya. Anda harus lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih stop kontak. Sebab, stop kontak yang dibuat dari bahan yang mudah terbakar akan berisiko besar.

Fakta menunjukkan, sekitar 3.300 kebakaran rumah setiap tahunnya terjadi akibat stop kontak. Kebakaran rata-rata menewaskan 50 orang dan melukai 270 lainnya.

The Electrical Safety Foundation menyarankan, kabel ekstensi hanya digunakan untuk kebutuhan sementara dan tidak boleh terlalu panas.

4. Pemutih Pakaian

Pemutih Pakaian (Go-jek.co)

Pada dasarnya, pemutih pakaian berfungsi untuk menghilangkan noda-noda membandel pada pakaian Anda. Kotoran paling parah sekali pun dapat terangkat dan baju akan terlihat seperti baru kembali.

Namun siapa sangka, jika pemutih pakaian secara tak sengaja masuk ke dalam makanan bisa berakibat fatal. Jangankan tercampur pada makanan, menghirupnya saja bisa berisiko tinggi.

Selain itu, pemutih pakaian dinilai berbahaya apabila tercampur dengan bahan pembersih lain yang mengandung amonia.

Bahan utama pembuatan pemutih adalah sodium hipoklorit. Bila tercampur dengan amonia, zat ini akan melepaskan gas beracun yang disebut chloramines.

Tak hanya menyerang melalui saluran pernapasan, gas beracun ini dapat meresap ke kulit sehingga membahayakan banyak orang.

Di Chicago misalnya, seorang pria tewas setelah nekat menelan pemutih pakaian. Diduga, sang pacar yang memaksa pria tersebut untuk menelan pemutih pakaian.(terkini.id)

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0