Dokter: Kanker Bisa Menyerang Seluruh Bagian Tubuh Kita :: Nusantaratv.com

Dokter: Kanker Bisa Menyerang Seluruh Bagian Tubuh Kita

4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Peringatan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat dunia akan bahaya kanker.
Dokter: Kanker Bisa Menyerang Seluruh Bagian Tubuh Kita
4 Februari diperingati sebagai hari kanker sedunia./freepek.com

Nusantaratv.com - Tanggal 4 Februari yang lalu diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Peringatan ini sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat dunia akan bahayanya penyakit ini. Untuk itu semua diharapkan dapat menjaga kesehatan diri agar terhindar dari penyakit yang mematikan ini.

Seperti diketahui, hingga kini kanker masih menjadi penyakit yang menakutkan dan menjadi pembunuh nomor dua setelah penyakit jantung.

Dalam memperingati hari kanker sedunia kali ini, tema yang diangkat adalah ‘Semua Orang Bisa Mencegah Kanker’, yang dimaksudkan untuk mengajak masyarakat dunia untuk tetap positif dan semangat mengusahakan diri untuk terbebas dari kanker.

Baca Juga: Imunoterapi, Harapan Baru Pasien Kanker Paru

Melihat hal tersebut, dr. Santi dari Medical Centre Kompas Gramedia menyatakan bahwa kanker adalah penyakit yang bisa menyerang di hampir seluruh bagian tubuh manusia.

“Kanker sebenarnya bisa menyerang hampir semua bagian tubuh kita. Dia sebenarnya sel yang normal kemudian berubah bentuk menjadi tidak normal, dan bertumbuh terus menerus tidak mengikuti aturan, jadi tidak terkendali,” jelas dr. Santi.

Pertumbuhan sel yang ‘nakal’ ini kemudian menyerang organ-orang yang ada di sekitarnya, dan inilah yang kemudian menyebabkan kanker.

Pada umumnya, sel di dalam tubuh manusia memiliki aturan main atau komandonya sendiri-sendiri, misalnya sel kulit yang bisa mati dalam jangka waktu tertentu.

Sedangkan, pada sel yang mengalami kanker ini justru sel tersebut cenderung bisa bertahan lebih lama atau tidak mati pada jangka waktu tertentu.

“Pada sel yang kanker ini tidak terjadi regenerasi dan pertumbuhannya luar biasa cepat, luar biasa tidak terkendali. Belipat-lipatnya cepat dan di luar komando,” ungkap dr. Santi.

Baca Juga: Penggunaan Pil KB Bisa Memicu Risiko Kanker Serviks pada Wanita

Meski demikian, pihaknya menyatakan bahwa mitos jika kanker adalah suatu hal yang bersifat turun temurun, dr. Santi menegaskan hanya 15 persen saja kanker yang terjadi karena bawaan keluarga.

Hal tersebut secara langsung membuktikan bahwa memang kanker adalah sebuah penyakit yang sangat mungkin untuk dihindari.

“Berdasarkan WHO 30 – 50 persen seluruh jenis kanker bisa dicegah, besar loh itu. Lebih besar dari resiko keturunannya,” tambah dr. Santi.

Namun, pihaknya menekankan bahwa setiap orang tidak bisa bersih total dari kemungkinan mengidap kanker.

Sumber: sonora.id

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0