Darah Bekas Pasien Bisa Sembuhkan Virus Corona :: Nusantaratv.com

Darah Bekas Pasien Bisa Sembuhkan Virus Corona

Pasien corona yang mendapat donor darah ini kondisinya semakin membaik
Darah Bekas Pasien Bisa Sembuhkan Virus Corona
Pasien virus corona di Wuhan, China. (Antara)

Jakarta, Nusantaratv.com - Seluruh orang di Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China Distrik Jiangxia, Wuhan, China bergembira, pada 14 Februari lalu. Padahal, kala itu rumah sakit tersebut dihuni cukup banyak pasien virus corona.

Baca juga: Terungkap! Ini Identitas WNI yang Gagal Dievakuasi dari Wuhan 

Penyebabnya, mereka senang atas hasil donor plasma darah yang disumbangkan para staf medis, dokter dan perawat, kepada sembilan pasien yang sakit parah akibat corona. Kondisi para pasien menunjukkan tanda positif, yang artinya semakin membaik.

Hingga kini sudah 19 staf medis yang menyumbangkan plasma darahnya ke pasien virus corona parah di rumah sakit tersebut. Semua pendonor merupakan orang yang pernah positif terjangkit corona, namun berhasil sembuh.

"Sebagai pasien yang telah sembuh dari Pneumonia Koroner Baru, saya merasa hidup ini berharga dan rapuh," ujar Zong Jian, salah seorang dokter di rumah sakit. 

"Saya berharap bisa terus menggunakan plasma saya untuk menyembuhkan pasien yang lebih parah," imbuhnya. 

Awalnya, Direktur Rumah Sakit Xiong Kan mengumumkan inisiatif donasi plasma darah pada grup WeChat, 4 Februari lalu. Alasannya, plasma dari bekas pasien virus corona yang sudah sembuh mungkin mengandung antibodi yang bisa menyelamatkan hidup pasien berkondisi parah.

Karena menyelamatkan hidup dan membantu yang terluka memang merupakan tugas para staf medis, Xiong menyerukan agar mereka yang telah sembuh menyumbangkan darah untuk penelitian dan perawatan klinis. 

Setiap pendonor pria diambil darahnya sebanyak 400 ml, sementara pendonor perempuan disedot 300 ml. Delapan orang yang berpartisipasi menyumbangkan 2.600 ml plasma.

Karena hanya sedikit yang ikut serta berpartisipasi, maka hanya terkumpul beberapa kantung darah. Dua dokter, Hu Rongde dan Peng Hua, lalu pergi ke rumah donor darah Rumah Sakit Rakyat Provinsi Hubei untuk menyumbangkan 800 ml plasma.

Pada 9 Februari, Han Qing, Wakil Direktur Rumah Sakit ikut menjadi pendonor. Dua dan 8 staf medis lain menyumbangkan 3.200 ml.

Total, Rumah Sakit Pengobatan Tiongkok Tradisional Distrik Jiangxia telah melibatkan 19 pendonor dan menyumbangkan 6.600 ml.

Darah hasil donor itu lalu dikirim ke Wuhan Institute of Biological Produk dan Institut Virologi Wuhan, Akademi Ilmu Pengetahuan China.

Seusai diuji keamanan, titer antibodi, dan lain-lain, didapati cuma 3.000 ml plasma darah dapat digunakan dalam praktik klinis.

Liu Bender, ketua kelompok ahli pencegahan dan pengobatan dari pneumonia baru di Distrik Jiangxia, mengatakan setelah 12 hingga 24 jam mendapat donor, saturasi oksigen darah pasien meningkat secara signifikan, indikator peradangan utama menurun secara signifikan, rasio limfosit meningkat dan indikator kunci lain membaik secara keseluruhan. Tanda-tanda serta gejala klinis mulai membaik. Nafsu makan pasien, semangat juga meningkat.

Meski begitu, 'terapi plasma' ini memiliki efek tertentu, sehingga dibatasi oleh tiga kondisi.

Pertama, sumber plasma terbatas. Kedua, bagaimana memastikan keamanan plasma, apalagi kali ini penyakitnya sangat menular. 

Ketiga, kelompok pasien rehabilitasi pertama Jiangxia yang berpartisipasi dalam donasi plasma memang memiliki kualitas plasma yang tinggi, tidak memiliki penyakit menular, dan plasma titer antibodi memuaskan.

Liu mengatakan, plasma imun khusus Xinguan dapat secara signifikan mengurangi kematian pasien yang sakit kritis, tapi 'terapi plasma' tak cocok untuk pasien di sembarang stadium.

"Orang yang alergi terhadap plasma tidak bisa. Pasien yang terlalu tua tidak bisa . Pasien dengan gagal pernafasan yang parah, gagal jantung, dan beberapa kegagalan organ, lebih baik tidak menggunakannya karena akan menambah beban pada pasien," tuturnya. 

Lantaran stok plasma darah sangat terbatas, Liu mengharapkan agar semakin banyak pendonor berpartisipasi. (Changjiang Daily) 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0