Cegah Virus Corona di Lingkungan Perumahan, Bisa Lakukan Ini :: Nusantaratv.com

Cegah Virus Corona di Lingkungan Perumahan, Bisa Lakukan Ini

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Menjadi 69 Orang per Jumat (13/3/2020).
Cegah Virus Corona di Lingkungan Perumahan, Bisa Lakukan Ini
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah langkah diambil pemerintah pusat maupun pemerintah daerah (Pemda) dalam melawan penyebaran virus corona (COVID-19).

Terlebih, berdasarkan data per Jumat (13/3/2020), pasien positif virus corona di Indonesia menjadi 69 orang. Dan, total jumlah korban meninggal akibat positif virus corona menjadi empat orang.   

Dilansir dari Majalah Ayah, melalui paparan Mitigasi Penyebaran COVID-19 Gubernur DKI Jakarta dalam pertemuan dengan para pimpinan dunia usaha di DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (12/3/2020), terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan masyarakat di lingkungan perumahan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Di antaranya menggencarkan kebiasaan cuci tangan kepada penghuni perumahan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, minimal 20 detik, terutama sesudah dari kamar mandi, sebelum dan sesudah makan, sesudah batuk atau bersin. Bila tak ada air dan sabun, gunakan hand sanitizer.

Baca Juga: Tempat Wisata Jakarta Ditutup Tangkal Virus Corona, Ini Daftarnya

Kemudian, sosialisasikan etika batuk dan bersin kepada penghuni perumahan. Gunakan tisu atau lipatan siku tangan untuk menutupi batuk dan bersin.

Selanjutnya, pastikan fasum (fasilitas umum) dan fasos (fasilitas sosial) di lingkungan perumahan dibersihkan dengan disinfektan secara rutin.

Berikutnya, mengingatkan penghuni untuk membersihkan rumah atau unit masing-masing secara rutin. Dan, melakukan pemantauan atas kedatangan warga atau tamu untuk mengantisipasi bila datang dari negara terjangkit COVID-19.

Lalu, menghindari kontak fisik lansia (lanjut usia) dengan anggota keluarga yang banyak berkegiatan di luar rumah.

Baca Juga: WHO Minta Jokowi Umumkan Darurat Corona, Istana: Sudah Dijalankan

Tak cukup sampai disitu, masyarakat juga aktif menyosialisasikan pentingnya karantina rumah, yakni:

1. Bila ada penghuni perumahan yang menunjukkan gejala COVID-19, dorong melakukan karantina rumah selama 14 hari.

2. Minta penghuni menyediakan ruang khusus yang terpisah apabila ada anggota keluarga yang sedang sakit.

3. Ingatkan untuk menginformasikan pada kantor dan sekolah untuk dapat bekerja dan belajar dari rumah.

4. Siapkan unit atau ruang khusus di perumahan bagi penghuni perumahan yang tidak bisa melakukan karantina di rumahnya sendiri.

5. Bila tetap tidak ada ruang untuk karantina, hubungi Lurah atau Kepala Desa setempat.

6. Hubungi hotline 112 atau 0813 8837 6955 untuk pertanyaan atau laporan terkait COVID-19.
 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
1
wow
0